Sinopsis "Askperest Hamba Cinta"
Askperest Hamba Cinta
By Adem Ozbay
Cinta itu bernama Allah
Allah...kata terindah dalam seluruh kata yang ada. Keindahan-Nya tiada tara hingga tak bisa tergambar oleh kata-kata. Kata terindah yang dikicaukan burung-burung, yang terdengar bersama gemercik air. Kata terbaik untuk mengungkap syukur. Kata mulia yang layak dipersembahkan penghormatan setinggi-tingginya.
Allah...kata terindah dalam seluruh kata yang ada. Keindahan-Nya tiada tara hingga tak bisa tergambar oleh kata-kata. Kata terindah yang dikicaukan burung-burung, yang terdengar bersama gemercik air. Kata terbaik untuk mengungkap syukur. Kata mulia yang layak dipersembahkan penghormatan setinggi-tingginya.
Saat disebut asma Allah, terhentilah detak jantung alam semesta. Saat asma-Nya kembali disebut, berdetak kembali jantung itu. Saat nama-Nya diucapkan, sayap-sayap burung terkembang, perut seorang bayi menjadi kenyang, bunga-bunga pun harum semerbak. Saat asma-Nya dilafalkan, hati yang kering akan merasakan kedamaian.
Jika engkau ingin sampai kepada Allah, hanya satu petunjuk yang harus engkau miliki, yaitu Allah itu sendiri. Hanya ada satu pintu yang harus kau ketuk, yaitu pintu Allah. Lalu, ada sebuah garis yang jelas yang menghubungkan manusia dengan Allah secara langsung. Itulah hati. Tujuh hari, dua puluh empat jam, setiap saat Dia ada diseberang garis itu.Gunakan hatimu, maka kamu akan mempercayainya. Kapan saja.

Komentar
Posting Komentar